Breaking News

Mahasiswa KKN UPB Sosialisasi Bahaya Narkoba

Wanasari ( cbmnews.net) – Ratusan siswa SMP Muhammadiyah dan MTs Maarif NU Wanasari mengikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja yang bertempat di Balai desa Sawojajar Kecamatan Wanasari, Senin (12/02) Kemarin.
Kegiatan tersebut diadakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) bekerjasama dengan Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Brebes serta Polsek Wanasari.
Ketua Mahasiswa KKN UPB  Wahyu syaefulloh menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk penyuluhan, akan bahaya narkoba dan kenakalan remaja, dan sebagai pemberian pemahaman terhadap para siswa tentang gambaran bonus demografi 2030.
“Diversifikasi masyarakat berpengaruh terhadap lingkungan remaja, perkembangan zaman sebuah keniscayaan tidak bisa di hindari, ada dampak positif dan juga dampak negatif. Disisi lain prediksi Indonesia pada tahun 2020-2030 memiliki penduduk produktif yang lebih banyak, menduduki peringkat ketiga setelah cina dan india,” tuturnya.
Wahyu menambahkan, ancaman datang dari berbagai aspek salah satunya dari bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Dalam menanggapi hal ini sebagai remaja harus mempersiapkan diri dari, agar jangan sampai dengan bonus demografi menjadi bomerang untuk kita.
Lukman, SH selaku bidang sosialisasi Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Brebes sebagai narasumber menyampaikan tentang bahaya narkoba, definisi dan dampak penyalahgunaan narkoba.
“Remaja harus memiliki identitas, kita memiliki budaya , lestarikan, baik jawa,sunda, manfaatkan remajamu untuk yg lebih produktif dan prestatif,” tuturnya.
Polsek Wanasari Aiptu Lasiman sebagai narasumber menjelaskan tentang jenis dan dampak kenakalan remaja.
Dalam pemaparanya, Dia mengimbau agar siswa menjadi generasi muda yang baik.
“Adik-adik memiliki cita, jadilah generasi yang baik, manfaatkan waktu untuk hal yang positif. Kalian penerus bangsa rawatlah dan isi kemerdekaan dengan kegiatan yang baik,” paparnya.
Setelah kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan deklarasi selamatkan remaja dan penandatangan di sebuah baner yang bertuliskan “Remaja aset Bangsa”. (FH editor Her)

Tidak ada komentar