Breaking News

Kemendes RI Apresiasi GKB Brebes dan Siap Replikasi GKB Tingkat Nasional

Brebes – Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo mengatakan, dana desa bisa mendukung gerakan kembali bersekolah. Keberhasilan yang dilakukan Brebes dalam GKB harus direplikasi ke daerah lain di Indonesia.
” Tidak semua Kabupaten/Kota di Indonesia seagresif yang dilakukan oleh Pemkab Brebes dalam rangka mengembalikan anak tidak sekolah kembali bersekolah, makanya pihak Kemendes RI dalam waktu dekat siap memfasilitasi replikasi gerakan kembali bersekolah tingkat Nasional untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari dana desa,” ungkapnya dihadapan peserta, Selasa (8/5/2018).
Setiap desa dipastikan ada pekerjaan rumah di bidang pendidikan, yaitu anak tidak sekolah baik itu karena putus sekolah, tidak lanjut sekolah maupun tidak sekolah di usia sekolah. Mereka punya hak yang sama yaitu mengenyam pendidikan 12 tahun, bahkan negara bisa maju karena pendidikan warganya yang lulusan minimal SMA/SMK/MA sederajat.
Samsul Widodo sengaja hadir langsung bersama perwakilan kedubes Autralia untuk melihat langsung bagaimana kinerja dilapangan yang dilakukan Pemkab Brebes untuk gerakan kembali bersekolah, termasuk melihat capaian dan kemajuan program kompak di Kabupaten Brebes (2017-2018).
Sementara itu, Minister Counsellor dari Kedutaan Besar Australia Ibu Fleur Davis mengatakan, perayaan hari pendidikan nasional di tempatkan di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes karena komitmennya dalam upaya pengembalian anak ke sekolah dan Kabupaten Brebes ini salah satu dari Kabupaten intervensi program kerjasama Indonesia-Pemerintah Australia lewat Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK).
Banyak capaian yang sudah dilakukan dalam program kemitraan, terutama penguataan kelembagaan dan pemberdayaan Kecamatan dalam layanan dasar baik itu pendidikan, kesehatan maupun administrasi kependudukan. ( Bahrul Ulum)

Tidak ada komentar