Breaking News

Tidak Punya Anus, Bayi 40 Hari Butuh Perawatan Serius

Wlahar, (Cbmnews.net) - Malang nasib bayi yang baru lahir dari pasangan Resi Oktaviana dan Manis, bayi yang dilahirkan dengan diberi nama Eza Okta nanta ini tidak punya anus, sehinga untuk fesesnya harus lewat pusernya.

Kejadian ini bermula saat bayi yang dilahirkan melalui operasi dan melihat anusnya tidak ada sehingga untuk Buang Air Besar (BAB) dengan melalui puser.
Dengan demikian bayi yang masih berumur 40 hari ini perlu operasi agar bisa normal kembali.

Informasi ini tersebar di Facebook yang di unggah oleh Resi ibu dari si anak dan di respon cepat oleh Karang Taruna Tunas Mandiri Desa Wlahar dengan melakukan penggalangan dana kepada para donatur, 
Sehingga Karang Taruna Tunas Mandiri melakukan kunjungan cek ke rumahnya bersama perwakilan Karang Taruna Kecamatan Larangan, Kader Posyandu, dan Perwakilan dari Puskesmas Larangan serta Kepala Desa Wlahar.

Kepala Desa Wlahar, Kursan, mengatakan pihaknya berterimakasih kepada Karang Taruna yang sigap dan tanggap melihat masyarakat yang butuh perhatian kita, sehingga ini kita bisa bantu agar proses operasi anak tersebut bisa dilakukan.
" Kemarin berkunjung ke rumahnya bersama pengurus Karang Taruna dari Desa dan perwakilan dari kecamatan untuk cek kondisi anaknya, kami doakan semoga cepat selesai dan pengurusan administrasi akan kami bantu semaksimal mungkin", katanya, kemarin.

Sementara itu, Hartono, Pengurus Karang Taruna Tunas Mandiri Desa Wlahar, menurutnya dengan kerjasama beberapa pihak, banyak yang simpati akan keadaan anak tersebut, pihaknya terus koordinasi agar pengurusan akta sebagai persyaratan bisa di garap cepat.
" Kendala saat ini adalah tidak adanya BPJS dan untuk pembuatan BPJS pun harus ada akta anak, sedangkan anaknya belum punya akta jadi pengurusan pertama yang kita fasilitasi adalah pembuatan akta agar bisa maju untuk buat BPJS sehingga bisa memeperingan dalam pembayaran perawatan ataupun operasi nanti", tuturnya.

Bahkan dengan ini, lanjut dia, pihaknya akan terus mengkoordinir penggalangan dana untuk membantu anak tersebut.
" Kemarin sebagai tahap pertama terkumpul uang sebesar Rp. 1.500.00 dan di serahkan untuk sehari-harinya anak dan sampai hari ini juga masih di buka donasi yang mau bantu", tambahnya.

Hal sama juga di sampaikan oleh Sujai, pengurus Karang Taruna Kecamatan Larangan, dirinya berharap dengan rencana anaknya akan dioperasi semoga ada kesembuhan nantinya.
" Kita berdoa untuk kesembuhan anaknya, semoga cepet pulih dan normal untuk BAB nya melalui anus seperti anak normal lainya", ungkapnya. (Reko/LH)

Tidak ada komentar